Senin, 13 Desember 2010

GRIYA CAHAYA INSANI RUTE

hot line konsultasi ruqyah syar'iyah : 089602491222 atau WA : 083813594681

lokasi cahaya Ruqyah Al-hijamah (CARA) jika ingin ruqyah syar'iyah terbebas dari gangguan jin jahat dan syirik, insya Allah; Allah bersama orang2 yang hijrah menuju lebih baik.

1. Dari komsen (tol baru jati asih) masuk kearah dalam, arah cibubur
menemui pertigaan pertama, kekanan truz sampai kel. jati sari, masuk perumahan bapenas atau masuk jl.gusana, masuk ajah,lokasi depan Rumah Qur'an tahfiz dhuafa jatisari.(dekat masjid nurul huda)rt.o4/05

2. Dari Cibubur masuk kearah pasar kranggan, truz sajah mengikuti angkot 44 , sampai patung kuda, masih sekitar 200m dari sana ada Jl.Gusana, masuk saja sudah dekat atau lewat perum bepenas masuk saja sudah dekat, lokasi dekat masjid nurul huda jatisari rt04/05

3. Dari udara...langsung saja terjun pas perumahan griya cahaya insani, dengan kebun yang luas dan hijau, berada dalam suasana asri pedesaan, tiada polusi, tenang dan nyaman....piss...:-) selamat sampe tujuan, ditunggu kedatangannya...

Rabu, 25 Agustus 2010

JANGAN SEPERTI GELAS ???


Seorang guru sufi mendatangi seorang muridnya ketika wajahnya belakangan ini selalu tampak murung.

?Kenapa kau selalu murung, nak? Bukankah banyak hal yang indah di dunia ini? Ke mana perginya wajah bersyukurmu? ? sang Guru bertanya.

?Guru, belakangan ini hidup saya penuh masalah. Sulit bagi saya untuk tersenyum. Masalah datang seperti tak ada habis-habisnya, ? jawab sang murid muda.

Sang Guru terkekeh. ?Nak, ambil segelas air dan dua genggam garam.

Bawalah kemari. Biar kuperbaiki suasana hatimu itu.?

Si murid pun beranjak pelan tanpa semangat. Ia laksanakan permintaan gurunya itu, lalu kembali lagi membawa gelas dan garam sebagaimana yang diminta.

?Coba ambil segenggam garam, dan masukkan ke segelas air itu,? kata Sang Guru. ?Setelah itu coba kau minum airnya sedikit.?

Si murid pun melakukannya. Wajahnya kini meringis karena meminum air asin.

?Bagaimana rasanya?? tanya Sang Guru.

?Asin, dan perutku jadi mual,? jawab si murid dengan wajah yang masih meringis.

Sang Guru terkekeh-kekeh melihat wajah muridnya yang meringis keasinan.

?Sekarang kau ikut aku.? Sang Guru membawa muridnya ke danau di dekat tempat mereka. ?Ambil garam yang tersisa, dan tebarkan ke danau.?

Si murid menebarkan segenggam garam yang tersisa ke danau, tanpa bicara. Rasa asin di mulutnya belum hilang. Ia ingin meludahkan rasa asin dari mulutnya, tapi tak dilakukannya. Rasanya tak sopan meludah di hadapan mursyid, begitu pikirnya.

?Sekarang, coba kau minum air danau itu,? kata Sang Guru sambil mencari batu yang cukup datar untuk didudukinya, tepat di pinggir danau.

Si murid menangkupkan kedua tangannya, mengambil air danau, dan membawanya ke mulutnya lalu meneguknya. Ketika air danau yang dingin dan segar mengalir di tenggorokannya, Sang Guru bertanya kepadanya, ?Bagaimana rasanya??

?Segar, segar sekali,? kata si murid sambil mengelap bibirnya dengan punggung tangannya. Tentu saja, danau ini berasal dari aliran sumber air di atas sana . Dan airnya mengalir menjadi sungai kecil di bawah.

Dan sudah pasti, air danau ini juga menghilangkan rasa asin yang tersisa di mulutnya.

?Terasakah rasa garam yang kau tebarkan tadi??

?Tidak sama sekali,? kata si murid sambil mengambil air dan meminumnya lagi. Sang Guru hanya tersenyum memperhatikannya, membiarkan muridnya itu meminum air danau sampai puas.

?Nak,? kata Sang Guru setelah muridnya selesai minum. ?Segala masalah dalam hidup itu seperti segenggam garam. Tidak kurang, tidak lebih. Hanya segenggam garam. Banyaknya masalah dan penderitaan yang harus kau alami sepanjang kehidupanmu itu sudah dikadar oleh Allah, sesuai untuk dirimu. Jumlahnya tetap, segitu-segitu saja, tidak berkurang dan tidak bertambah. Setiap manusia yang lahir ke dunia ini pun demikian. Tidak ada satu pun manusia, walaupun dia seorang Nabi, yang bebas dari penderitaan dan masalah.?

Si murid terdiam, mendengarkan.

?Tapi Nak, rasa `asin? dari penderitaan yang dialami itu sangat tergantung dari besarnya ?qalbu?(hati) yang menampungnya. Jadi Nak, supaya tidak merasa menderita, berhentilah jadi gelas. Jadikan qalbu dalam dadamu itu jadi sebesar danau.?

Sabtu, 31 Juli 2010

TERAPI AIR

Bro tubuh kita butuh minimal 8 gelas air per hari !

ada tips nich, gimana cara nurunin suhu panas badan : " celupin ajah jari2 secara gantian diwadah air, mulai dari kelingking sampe jempol, Insya Allah...suhu badan antum kan turun" !

Tips Thibbun Nabawi dalam pengobatan air :
  1. Hendaklah air diminum 500ml pada waktu2 sbb: waktu subuh, dhuha, dzuhur, ashar, magrib dan isya
  2. Hendaklah air diminum sedikit2 karena lebih mudah diserap tubuh
  3. Minum diawal hari (pagi) adalah terapi colon cleansing
  4. Obat dehidrasi yaitu dengan campuran sedikit gula dan garam dimasukan dalam segelas air
Ingatlah ibadah kita butuh badan yang sehat! hati yang dekat pada Allah!

Senin, 19 Juli 2010

ALHAMDULILLAH...telah hadir solusi sehat Islami!



BERALAMAT : JL.SWATANTRA II, KOMP. PEMDA JATI ASIH, BLOK B1 NO:1
021-82404256/ 021-68313425 konsultasi sms:0812-10555948

Sehat Ruhani, Sehat Jasmani....sesuai Syar'i
  • BEKAM (AL-HIJAMAH) : InsyaAllah mengobati segala penyakit, efektif karena gangguan darah seperti...Hipertensi, Stroke, Asam Urat, dll
  • KIROPRAKTIK : pelurusan dan pembenaran tulang belakang,...ciri2"tulang belakang sering terasa sakit dan tidak bisa duduk lama.
  • GURAH HIDUNG : metode timur tengah (3fase) "peluluran lendir, pengeluaran lendir dan pembersihan paru2.
  • GURAH MATA : pengeluaran kotoran mata yang menahun, mata akan terasa terang dan bening.plus, minus, katarak, dll
  • GURAH TELINGA : pengeluaran kotoran ditelinga yang mengendap menahun, dan sukar keluar, telinga mudah sakit dan bagi yang normal makin bagus pendengarannya (3fase : pemijatan, peluluran kotoran, pengeluaran kotoran)
  • ANALISA PENYAKIT 5-10 tahun kedepan -gratis-
  • dll